Surat Tanpa Penerima
Surat Tanpa Penerima Kepada kamu, Perihal Waktu dan Kita Lewat surat ini kusampaikan hal yang memang mulai mengganggu pikiranku. Aku mulai terlalu lelah dengan segala bentuk fitnah yang menderaku Bahkan terkadang, fitnah yang aku ciptakan sendiri Dengan aku yang seringnya tak pernah sadar telah melakukannya. Terlalu banyak kutemui penguji-Nya Membuat diri tak pernah luput dari amarah, Hampir selalu ku abaikan logika ku, menganggap benar apa yang sebenarnya salah Terkadang ku hanya rindu sosok dirimu Hadirnya kamu, yang kan mampu mendamaikan hatiku, Membuat diri lebih terjaga dari segala bentuk fitnah mereka Sandaran hangat tempat ku tuangkan keluh kesahku. Pertanyaan tentang mu,tentang kedatanganmu Terkadang membuat nadiku tak bekerja sesuai fungsinya Tak banyak yang mampu ku jawab. Setengah keyakinanku Ku ucapkan “Insya Allah, mungkin nanti. semoga-secepatnya” Tidak kah engkau lelah mencari ku? Seperti aku yang mulai lelah ...