Maafkan fungsi hati yang hanya mampu merasa, ia tidak mengerti benar atau salahnya suatu perkara.





Dear Sahabatku






Dear Sahabatku....
Mengenai laki-laki yang sering kamu ceritakan kepadaku. Laki-laki yang katanya sering memenuhi hati dan pikiranmu di mana pun kamu berada. Apa laki-laki yang kemarin-kemarin kamu ceritakan, masih dengan sikap yang sama terhadapmu ? Jauh dari Ketidakjelasan!.
Sahabatku,
Apa yang harus di nanti dari hati yang masih jauh dari Kepastian ?
Apa yang harus diharapkan dari hati yang sedikit pun tidak pernah memikirkan dan mengharapkan ?
Kamu berani mengabaikan banyak hati yang siap menggenapi hanya untuk satu hati yang tidak pernah pasti. Kamu yakin sahabatku ? masih akan terus menunggu dia yang kamu sukai, dia yang seperti itu? Yang tidak sedikit pun terlihat tindakannya untuk siap menggenapimu. Bukannya dia masih terlalu sibuk dengan dunianya sendiri. Dan sahabatku, terkadang kita hanya mampu menerka, menduga juga mengira-ngira. Membuat hipotesis hanya dari satu sisi hati, tepatnya Hatimu sahabatku. Hati yang tengah jatuh kepada dia yang sedikit pun belum bisa memahami setiap makna kasih sayangmu terhadapnya. Kamu yang terlanjur jatuh, menilai sedikit kebaikannya seakan menjadi balasan akan hati yang selalu kamu nanti.
Bukalah kembali mata hatimu sahabatku, berusahalah tetap membuat logikamu bekerja seperti seharusnya. Barangkali dia baik bukan hanya kepada mu, barang kali memang dia baik terhadap banyak orang. Atau barang kali dia baik kepadamu karena kamu pun baik kepadanya. Kenapa, apa masih banyak hal lain yang masih menguatkanmu untuk menunggunya? Dia selalu membuatmu berbunga-bunga, karena seakan dia selalu memberikan senyum manisnya hanya untuk mu. Siapa yang tahu makna sebenarnya dari senyuman itu sahabatku. Barangkali dia tersenyum karena kamu pun menegurnya dengan senyuman manis bukan? Kamu sering merasa dia memperhatikan, mengkhawatirkan, dan memperdulikanmu ? dia seperti itu, bukannya karena kamu duluan yang memperhatikan, mengkhawatirkan, dan memperdulikannya? Sekali lagi, dia hanya masih menghargaimu. Hal-hal seperti itu belum cukup meyakinkan dia tengah mengusahakanmu juga sahabatku. Maafkan aku harus berbicara seperti ini kepadamu. Bukan ku tengah berusaha menghancurkan segala harapan-harapanmu. Bukannya kamu juga sering mengeluhkan sikap-sikap dia yang lainnya?
Dia yang kadang kurang menghargaimu kala kamu berusaha untuk bisa menyenangkan hatinya, mulai dari dia yang masih mengabaikan peringatan-peringatan mu padahal itu untuk kebaikannya sendiri, berdalih sibuk kala kamu sangat membutuhkannya, sampai kamu harus sering membuat kode sana sini di jejaring sosial. Nulis panjang lebar tentang dia, berharap dia peka, berharap dia mengerti. Tapi, apa kamu yakin dia bakal mengerti? Bukannya kamu bilang saat kamu nulis status di akun facebook kamu untuk sekedar like saja dia engga ? terus, apa manfaatnya kamu nulis status panjang lebar begitu, yang ada itu bakalan merugikan diri kamu sendiri. Kamu bakal di bilang galau sama teman-teman kamu, kamu bisa saja di nilai dramatisir sama teman-teman kamu.. pokoknya lebih banyak negatifnya deh dari pada manfaatnya. hanya demi 1 hal yang kamu harapkan tapi nyatanya belum pernah terwujudkan itu.
Sahabat ku, jangan sampai kita salah mengartikan kebaikan orang lain. Menyimpulkan dengan cepat sifat orang. Memang sudah seharusnya kita berprasangka baik terhadap orang lain. Hanya saja untuk keadaan hatimu yang seperti itu, kadang logikamu tidak bisa kamu kendalikan dengan baik. Bila kamu tidak bisa mengontrol dirimu sendiri kamu hanya akan semakin menyiksa diri, akan banyak harapan-harapan yang kamu gantungkan terhadap dirinya. Padahal kamu tidak pernah tahu kehidupan ke depan bagaimana. Yang jelas, dia yang mencintaimu, dia yang mengharapkan mu pasti akan mengusahakanmu. Dia tidak akan membuatmu menunggu terlalu lama. Dia akan mengerti cara memperlakukan mu dengan baik. jadi, bila dia yang selalu kamu damba masih sibuk dengan dunianya sendiri, masih jauh dari kata respect tentang semua hal dalam kehidupanmu, baiknya mulai dari sekarang memang kamu harus menghapuskan secara perlahan mimpi-mimpimu, melepaskan harapan-harapan mu untuk bisa hidup bersama dia.
Semoga Allah tetap memfungsikan dengan baik mata hatimu. Sampai kamu dapat melihat segala kebenaran-kebenaran-Nya yang hakiki. Dan semoga kelak Allah persatukan kamu dengan laki-laki Soleh yang berbudi pekerti baik dan bertanggung jawab. Laki-laki yang akan selalu mendamaikan hatimu, laki-laki yang akan membuat lebih baik akhlakmu dan membuat dirimu lebih dekat dengan Rab mu. Happy waiting Dear... Tetap sabar menunggu yah, sudah tugas kita kok seperti itu... sembari menunggu kita manfaatkan dengan baik waktu kita, mengisinya dengan hal-hal positif. Memperbaiki diri tentunya, puasin setiap hobi dan hal-hal positif lainnya. Simpan lagi baik-baik perasaan kamu untuk dia, kelak bila Allah mengizinkan, kamu akan bisa mengungkapkan segalanya saat dia sudah terbukti menggenapimu.  InsyaAllah kamu tidak akan menyesal melakukannya. Itu denim harga dirimu, demi kehormatanmu sahabatku. 
semoga setiap bait tulisanku ini bisa memberikan manfaat untukmu.
                                                                                       
                                                                                       

                                                                                       Indramayu, 08 November 2017
                                                                                                    Salam hangat dari sahabatmu
                                                                                                                  Penata Harapan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Surat Yang Tak Sampai

MELUPAKAN

Surat-Surat Yang Tak sampai